Skip to content

Month: November 2019

5 Momen Paling Nyut-nyutan dalam Penerjemahan Subtitle

cr: pexels.com/@dzeninalukac

Setiap pekerjaan selalu memiliki suka duka sendiri. Ada momen-momen menyenangkan yang terjadi dalam bekerja, ketika gajian atau invoice akhirnya cair misalnya. Di sisi lain, jelas ada momen-momen yang kurang menyenangkan dan bikin tertekan. Dalam menerjemahkan subtitle pun ada saat-saat yang bikin pusing. Ada sejumlah momen yang bikin stres hingga rasanya ingin banting laptop.

Kok Sendirian Aja?

Menikmati kesendirian adalah kebutuhan, benar?

Dua minggu sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, saya sempat terpikir untuk membatalkan perjalanan tersebut. Tiket pesawat PP memang sudah dibeli sejak bulan Juni, tapi semakin dekat dengan hari keberangkatan saya makin cemas. Kayaknya nggak berani deh berangkat sendirian. Mending dibatalin aja kali ya, toh harga tiketnya juga nggak terlalu mahal karena waktu itu ada promo. Buat apa repot-repot ke Kuala Lumpur dan sendirian pula? Apalagi saya ini tipe orang yang gampang nyasar. Membaca peta di Google Maps pun sering bingung sendiri, hehe.

Nggak seru liburan jauh-jauh tapi sendirian. Nggak ada yang bisa diandalkan untuk dimintai tolong memotret. Bakal susah dapat foto diri yang bagus selain selfie. Saya sempat berpikir bakal nggak menyenangkan sendirian aja selama di Kuala Lumpur. Namun, ternyata sendirian aja itu menyenangkan dan menenangkan.

Liburan ke Kuala Lumpur 4 Malam Sendirian Saja

Sah! Sah sudah ada bukti menginjakkan kaki di KL 🙂

Kali ini hanya mau merangkum saja beberapa hal yang dilakukan selama di empat malam lima hari di Kuala Lumpur. Biar nggak keburu lupa, jadi mau disarikan saja beberapa hal yang saya lakukan selama keluyuran sendiri di Kuala Lumpur. Di kesempatan selanjutnya mungkin baru akan saya buat tulisan yang lebih panjang. So, here we go!

Pantai Tiga Warna, Batu Bengkung, dan Balekambang dalam Sehari

Pantai Tiga Warna.

Paling bahagia diajak ke pantai atau ke gunung? Sebenarnya lebih suka leyeh-leyeh di kamar sambil nonton drama Korea, hehe, tapi kalau ada yang ngajak main ya nggak nolak juga. Karena sehari-hari saat kerja kebanyakan hanya duduk, jadinya kalau ada kesempatan untuk keluyuran, langsung diiyakan selama kondisi memungkinkan.

Berawal dari ajakan seorang teman untuk patungan bayar jasa sewa mobil dan pemandu ke pantai Malang Selatan, saya pun akhirnya bisa kembali melihat birunya air laut. Dalam sehari, waktu itu kami mengunjungi tiga pantai: Pantai Tiga Warna, Batu Bengkung, dan Balekambang. Sebagai warga asli Malang, saya sendiri amat jarang pergi ke pantai. Nggak mungkin berangkat sendirian dan makin ke sini makin susah nyari teman main.

Pengalaman Menerjemahkan Subtitle Drama Komedi

cr: pexels.com/@tranmautritam

Sebenarnya ini sama sekali di luar dugaan. Sama sekali tak mengira kalau sekitar dua bulan lalu saya mendapat proyek menerjemahkan sebuah drama Jepang bergenre komedi. Karena waktu itu dari judulnya, saya kira temanya percintaan. Meski ya ada cinta-cintanya, tetapi nuansa komedinya lebih kental.

Bagaimana pengalaman menerjemahkan subtitle drama komedi? Pengalamannya cukup unik. Drama yang saya kerjakan adalah drama Jepang. Sudah ada English template-nya, jadi yang saya terjemahkan ke bahasa Indonesia adalah teks bahasa Inggris yang sudah disediakan. Membuat padanan komedi yang pas ke bahasa Indonesia inilah yang paling bikin nyut-nyutan.

Pengalaman Menerjemahkan Subtitle Drama Korea

cr: pexels.com/@photo4passion

Tak disangka hobi menonton drama Korea berbuah manis juga. Untuk pertama kalinya, saya mendapat kesempatan menerjemahkan beberapa judul drama Korea tahun ini. Wah, tak terkira senangnya bisa menerjemahkan subtitle untuk drama Korea yang bahkan di antaranya ada yang pernah saya tonton sebelumnya. Ada rasa senang sekaligus deg-degan juga.

Saya sendiri masih mengumpulkan jam terbang sebagai subtitler. Pekerjaan ini jujur saja sangat menantang. Bikin pusing tapi setiap kali berhasil mengerjakan setiap episode, rasanya bahagia. Apalagi kalau yang diterjemahkan adalah drama yang masuk daftar favorit pribadi, bahagianya jadi berlipat-lipat. Bikin hati melayang, halah!

Bengong

Bengong di McD Bukit Bintang.

Karena nggak teliti, sore itu di McD Bukit Bintang saya malah memesan dua gelas Es Milo. Selain ada satu porsi Nasi Lemak, ada dua gelas Es Milo yang perlu dihabiskan. Hanya saja entah kenapa mendadak kurang selera makan. Menghabiskan satu gelas Es Milo saja rasanya tak sanggup. Ini malah ada dua gelas. Mau dibawa pulang ke hotel pun, sepertinya nggak akan sempat diminum juga karena perut sudah kembung duluan. Akhirnya, saya memutuskan mojok dan pelan-pelan mencoba menghabiskan minuman dan makanan yang sudah dibeli.