cr: pexels.com/@stasknop

Dalam perjalanan Malang – Trenggalek – Malang kemarin, bersama tiga teman kantor yang cewek semua (Kak Wil, Mbak Ay, dan Febi) ada banyak hal yang diobrolkan. Bisa dibilang cukup random, dari soal cinta-cintaan, menyebut nama warung dan jualan yang dilewati, tanya jawab tes psikopat (?), ngecek apakah kata “bokep” ada dalam KBBI, pesona Kuch Kuch Hota Hai, film ini dan itu, hingga lagu ini dan itu. Bahasan tentang lagu yang sering didengar saat sedang didengar pun ikut disenggol. Kalau sedang kerja (duduk manis di depan komputer), biasanya suka dengar lagu apa?

Saya sendiri kalau pekerjaannya berkaitan dengan menulis atau mengedit, lebih ideal bila melakukannya tanpa mendengar musik. Konsentrasi bisa berkurang kalau disambi dengan mendengarkan musik. Namun, realitanya ada saat-saat tertentu musik sangat dibutuhkan untuk menjaga mood bekerja. Terlebih ketika sedang ngantuk berat atau energi mulai menipis. Butuh suntikan musik yang bisa meningkatkan semangat kerja.

Album yang sering saya dengar di Spotify, tak jauh dari punyanya Imagine Dragons, The Script, Five for Fighting, Coldplay, Lifehouse, ONE OK ROCK, dan ya yang “sealiran” dengan mereka kalau sedang butuh melek waktu kerja. Hentakan Barasuara pun kadang bisa bikin semangat sendiri. Sementara untuk yang agak selow, biasanya larinya ke lagu-lagunya Passenger, Tulus, Kunto Aji, Banda Neira, dan Payung Teduh. Sedangkan kalau sudah bosen dengan yang sudah terlalu sering didengarkan, biasanya akan balik ke lagu-lagu awal 2000-an yang dulu sering didengaar di radio waktu zaman masih sekolah.

Gara-gara playlist jadul-nya Kak Wil, jadi keinget lagi dengan beberapa lagu Linkin Park yang dulu begitu berjaya di zaman sekolah. Karena dulu ada teman sekelas yang penggemar berat lagu-lagunya LP, jadinya cukup tertular juga dulu pernah suka sama lagu-lagunya LP, hehe. Nyanyi lagunya LP kala itu itung-itung sebagai latihan ngomong bahasa Inggris. Ada teman yang dulu juga pernah nge-rap salah satu lagunya LP saat ada ujian untuk ujian Speaking di kelas bahasa Inggris.

Zaman sekolah dulu, hanya bisa mengandalkan radio dan HP Nokia temen yang bisa nyimpen lagu untuk bisa mendengarkan lagu-lagu yang hits pada masanya. Sekarang akses mendengarkan musik sudah amat sangat mudah sekali. Bisa mendengarkan lagi lagu-lagu yang dulu pernah jadi favorit zaman sekolah, seperti Numb ini, hehe.

Karena saat ini nyambi jadi subtitler, kadang saya perlu mengondisikan diri supaya telinga tidak terlalu capek mendengarkan musik. Kalau di kantor pagi-sore, sebisa mungkin nggak sering-sering dengar musik biar telinga ini nggak kecapekan waktu malamnya harus mendengarkan audio untuk keperluan penerjemahan subtitle. Kebanyakan dan kelamaan pakai earphone atau headset bisa bikin telinga berdenging dan itu sungguhlah tak menggembirakan.

Tiap orang punya gaya dan caranya sendiri untuk bisa menjaga semangat bekerja. Mendengarkan musik bisa menjadi salah satu caranya. Musik apa yang didengar saat bekerja? Itu bisa berbeda-beda lagi.

Jadi, lagu apa yang paling sering didengar sebagai teman kerja akhir-akhir ini?