cr: pexels.com/@photo4passion

Tak disangka hobi menonton drama Korea berbuah manis juga. Untuk pertama kalinya, saya mendapat kesempatan menerjemahkan beberapa judul drama Korea tahun ini. Wah, tak terkira senangnya bisa menerjemahkan subtitle untuk drama Korea yang bahkan di antaranya ada yang pernah saya tonton sebelumnya. Ada rasa senang sekaligus deg-degan juga.

Saya sendiri masih mengumpulkan jam terbang sebagai subtitler. Pekerjaan ini jujur saja sangat menantang. Bikin pusing tapi setiap kali berhasil mengerjakan setiap episode, rasanya bahagia. Apalagi kalau yang diterjemahkan adalah drama yang masuk daftar favorit pribadi, bahagianya jadi berlipat-lipat. Bikin hati melayang, halah!

Apa suka dukanya menjadi penerjemah subtitle drama korea? Hm, sebenarnya tidak ada duka yang cukup spesifik. Dukanya menerjemahkan subtitle secara umum tak lepas dari mumetnya menciptakan padanan yang pas dan ramah dibaca. Oh iya, saya tidak menerjemahkan subtitle dari bahasa Korea ke bahasa Indonesia. Melainkan, saya menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Jadi, sudah ada English template untuk setiap episode dan saya menerjemahkannya dari subtitle bahasa Inggris tersebut.

Terlalu Menikmati Dramanya

Karena saya sendiri memang cukup sering menonton drama Korea, jadi saya langsung semangat begitu dapat pekerjaan menerjemahkan subtitle untuk drama Korea. Setahun belakangan ini, genre yang pernah saya kerjakan cenderung bertema romansa. Pernah satu kali menerjemahkan sebuah episode drama bertema hukum, tapi setelahnya lebih banyak yang berkaitan dengan percintaan.

Senangnya lagi kalau dalam drama yang saya kerjakan tersebut ada aktor yang saya suka. Wah, betah deh berlama-lama menatap monitor dan mengerjakan setiap baris ucapannya, hehe. Kadang saking menikmati dramanya, sampai “kelupaan” untuk menerjemahkan teksnya.

Tidak Mudah Bosan

Menerjemahkan subtitle tak bisa hanya dalam “satu ronde”. Maksudnya, setiap kali selesai mengerjakan terjemahan subtitle sebuah episode, kita perlu melakukan pengecekan ulang beberapa kali. Mengecek apakah ada saltik, padanan yang kurang pas, hingga memastikan tidak melanggar aturan reading speed dan shot change. Pekerjaan cek ricek ini bisa cukup membosankan, tapi kalau yang dikerjakan adalah drama yang disuka maka nggak ada yang namanya bosan. Malah jadi makin perfeksionis, memastikan terjemahan yang saya buat sudah benar benar klik.

Saya masih berharap bisa mendapatkan proyek pekerjaan penerjemahan drama Korea lagi. Semoga ke depannya makin banyak pintu rezeki yang terbuka dari pekerjaan sebagai subtitler. Makin lancar mengantongi kepingan-kepingan dolar. Mari aamiin-kan ya 🙂