Film Bebas (2019)

Berkat traktiran teman kantor, tanggal 3 Oktober lalu berkesempatan nonton film Bebas. Beberapa bulan lalu ketika tahu bahwa film Korea, Sunny akan di-remake, saya cukup antusias. Penasaran akan sebagus apa nanti filmnya. Begitu akhirnya kesampaian nonton Bebas di hari pertama penayangan, rasanya lumayan menyenangkan.

Sudah bertahun-tahun lalu nonton film Sunny. Masih cukup ingat dengan inti ceritanya, tapi sudah agak lupa dengan setiap detailnya. Yang paling teringat saat nonton Sunny waktu itu adalah banjir air mata yang tak terelakkan, hehe.

Karena Bebas adalah versi remake Sunny, maka tak terlalu mengharap banyak kejutan. Meski secara garis besar tahu alur ceritanya, tetap saja menyenangkan sekaligus mengharukan nonton Bebas ini. Penasaran dengan siapa yang jadi siapa. Siapa yang jadi “musuhnya”. Siapa yang jadi gebetannya. Penasaran dengan versi remaja dan versi dewasa dari tiap karakternya.

Yang sedikit berbeda adalah versi anggota gengnya, tapi tetep suka karena unik dan lucu. Yang bikin agak syok mungkin adalah ada pemeran yang rasanya kurang pas dengan karakter yang digambarkan di Sunny, hehe. Rasanya kurang bersinar dalam membawakan perannya. Mungkin ini hanya masalah selera saja sih, ya.

Mendengarkan lagu-lagu yang ditampilkan di film ini membawa kembali ingatan ke era 90an. Lagu-lagu yang diputar adalah lagu yang dulu sering saya dengar dari radio. Bikin nostalgia.

Di hari penayangan di bioskop dekat kantor saat itu, hanya ada lima orang yang menonton. Mungkin karena masih hari pertama tayang dan jam kerja, jadinya belum banyak yang menonton. Pengalaman menonton saat itu serasa bioskop miliki sendiri, hehe.

Mengenang masa-masa SMA selalu menghadirkan nostalgia tersendiri. Saya sendiri punya beberapa teman dekat sejak dari zaman sekolah. Meski “gengnya” nggak seekstrem geng Bebas, tapi ada warna-warni sendiri yang dirasakan saat memiliki teman dekat yang awet sejak zaman masih berseragam sekolah.

Hidup seseorang siapa yang tahu. Takdir dan jalan hidup yang dimiliki setiap orang memiliki lika-likunya sendiri. Kita pun tak pernah tahu perubahan apa yang terjadi pada seseorang di masa depan. Tak pernah bisa menjamin sesuatu akan terjadi sesuai dengan harapan dan ekspektasi. Namun, orang-orang terdekat akan selalu ada untuk kita. Walau tak bisa selalu hadir setiap saat, kenangan yang sudah dimiliki bersama akan selalu tersimpan baik dalam ingatan.

Nonton film Bebas memang membangunkan kembali memori dan kenangan-kenangan zaman putih abu-abu. Ingatan yang paling tak terlupakan pastinya adalah kenangan yang berkaitan dengan cinta dan persahabatan.