Passionately in Love with Magical Words

Category: WRITING Page 1 of 2

Bekerja dengan Kata-Kata

Sticky post
cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Lelah menulis tapi bahagia menulis. Capek menerjemahkan tapi senang saat bisa tenggelam dalam kata-kata. Kadang sakit kepala saat harus mengedit tapi selalu lega jika hasilnya bisa tampak lebih rapi. Bekerja dengan kata-kata, menyelami kata-kata, meleburkan kehidupan dan kata-kata jadi satu, bila dipikir-pikir hidup saya memang tak bisa lepas dari kata-kata. Pekerjaan dan hobi selalu berkaitan dengan kata-kata. Kata-kata ada di mana-mana. Di mana-mana ada kata-kata.

Mengondisikan Diri untuk Menulis saat Sedang Lelah

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Bagi saya pribadi, musuh terbesar saat menulis adalah rasa lelah. Ketika menulis menjadi sebuah pekerjaan maka ada tanggung jawab yang harus dipenuhi. Saat ada tenggat dari klien misalnya, maka harus benar-benar profesional untuk memenuhinya. Ketika ada target untuk membuat beberapa tulisan untuk sebuah media, maka harus mengondisikan diri untuk bisa menyelesaikan tepat waktu. Namanya bekerja, pasti kadang muncul rasa lelah. Apalagi bila tidak diimbangi dengan rutinitas atau kebiasaan hidup yang seimbang, maka kadang tubuh rasanya sudah rontok duluan saat sudah kelelahan.

Mencari Ide Tulisan untuk Artikel Romansa

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Artikel bertema romansa, hubungan asmara, cinta, dan semua yang berkaitan dengan perasaan akan selalu banyak dicari di internet. Ya, setiap manusia pasti pernah merasakan cinta. Entah itu cinta yang menghadirkan perasaan bahagia maupun cinta yang malah mengundang luka. Serba-serbi cinta selalu menjadi tema yang seru untuk ditulis. Lalu, bagaimana cara mencari ide tulisannya?

Menulis di Media Online

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Gaya hidup orang zaman sekarang jelas berbeda dari zaman sebelumnya. Kebiasaan membaca dan mencari berita pun mengikuti perkembangan dan perubahan zaman. Bila dulu lebih mengandalkan koran atau surat kabar untuk mencari berita, kini dengan sekali klik di internet sudah bisa mendapatkan berita terbaru. Bahkan untuk membaca artikel atau mencari tips-tips pun makin mudah dicari di berbagai media daring. Di sisi lain, hadirnya media daring juga membuka dan menyediakan banyak kesempatan kepada para penulis untuk menghadirkan tulisannya untuk bisa dibaca oleh banyak orang.

Arti Menulis

Sticky post
cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Isabel Allende dalam sebuah wawancara ditanya apa arti menulis baginya. Ia menjawab, “Hidup. Menulis cerita adalah satu-satunya hal yang ingin saya lakukan. Menulis itu seperti bernapas. Sastra telah memberi saya suara, memberi arti pada hidup saya dan menghubungkan saya dengan jutaan pembaca di seluruh dunia.” Bagi sebagian orang, menulis bukanlah sesuatu yang istimewa. Namun, bagi sebagian orang yang lain, menulis adalah aktivitas yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

Bikin Tulisan atau Menghasilkan Terjemahan, Mana yang Lebih Seru?

cr: pexels.com/@daan-stevens-66128

Kenapa memilih menulis dan menerjemahkan sebagai profesi? Ya, tak lain karena dari situ saya bisa menjemput rezeki. Setelah lulus kuliah, pekerjaan yang tak jauh dari menulis dan menerjemahkan jadi kesibukan sehari-hari. Sekarang pun, kegiatan harian saya tak lepas dari yang namanya duduk di depan monitor komputer dan bengong di depan laptop, hehe.

5 Tips Meracik Tulisan yang Nyaman Dibaca Khalayak Warganet

cr: pexels.com/@ken-tomita-127057

Setiap kali membuka ponsel dan berselancar di internet, kita pasti akan langsung dibanjiri oleh berbagai macam informasi. Berita terbaru, tren yang sedang ramai, dan ragam artikel yang perlu sekali klik untuk bisa membacanya. Saking banyaknya informasi kadang sampai membuat kita bingung harus membaca yang mana. Bahkan mungkin kita sudah langsung malas membaca karena merasa tak menemukan tulisan yang bisa nyaman untuk kita nikmati sampai habis. Tenggelam di arus informasi yang meluber setiap saat bisa jadi siksaan tersendiri.

Page 1 of 2

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén