cr: pexels.com/@tirachard-kumtanom-112571

am.bi.si

  • keinginan (hasrat, nafsu) yang besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (seperti pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu.

Satu hal yang mungkin saya sesali soal yang terjadi di masa lalu adalah kurangnya ambisi. Mengejar sesuatu, mencoba mewujudkannya, tapi gagal. Mencoba bangkit tapi sudah setengah hati, pada akhirnya menyerah dan pasrah begitu saja tanpa arti. Tak ada ambisi sama sekali. Takluk dengan rasa takut sendiri. Apalagi saat sudah berburuk sangka mengenai semesta yang tak pernah memihak sama sekali, rasanya makin tak percaya saja dengan impian yang katanya bisa terwujud saat diperjuangkan.

Setahun belakangan ini bisa dibilang saya mencoba untuk mulai berdamai dengan semuanya. Dengan semua kegagalan, kesalahan, dan rasa takut dalam diri. Mencoba untuk menata diri untuk bisa lebih baik sedikit demi sedikit. Mencoba melakukan hal baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Menaklukkan rasa takut sendiri. Bahkan, melakukan sesuatu yang melampaui perkiraan. Entah apa ini bisa disebut sebagai prestasi, tapi rasanya ada semacam ambisi baru yang muncul dari dalam diri.

Ketika berhasil melakukan sesuatu, rasanya ingin melakukan sesuatu yang lebih besar lagi. Rasanya tak puas jika hanya bisa naik satu tangga. Ingin menaiki lebih banyak tangga untuk bisa mencapai ke puncak yang lebih tinggi. Ambisi? Egois? Tak tahu pasti. Hanya saja ada hal penting dalam hidup yang perlu diubah. Walaupun tak bisa diraih dengan cara instan, setidaknya saya sudah mencoba mengambil sebuah langkah.

Berhasil mengerjakan sebuah proyek besar yang tak pernah dibayangkan sebelumnya, saya merasa sangat bersyukur dan beruntung. Ketika pada bulan-bulan biasa hanya mendapat satu, kali itu mendapat lebih dari 40 kalinya. Dari situ, jadi makin berambisi untuk mengerjakan hal-hal yang lebih besar dan lebih baik lagi. Namun, tetap saja ada rasa rendah diri. Ada rasa takut bahwa akan gagal lagi dan terpuruk makin jauh. Ada rasa takut. Takut terlalu sombong. Takut terlalu meremehkan orang lain. Takut bila itu hanya ilusi.

“Don’t be afraid to be ambitious about your goals. Hard work never stops. Neither should your dreams.”

Dwayne Johnson

Ada ambisi untuk mengejar sesuatu yang lebih besar dengan risiko harus melepaskan sesuatu. Tapi melepaskan sesuatu tak selalu semudah melepas benang layang-layang dan membiarkan sang layang-layang bebas begitu saja. Masih ada pertimbangan. Atau mungkin masih terlalu banyak berpikir?

Sebagai bagian dari semesta, diri ini belum berbuat banyak. Begitu banyak waktu yang rasanya sudah terbuang percuma. Ada hal-hal yang sering dilewatkan. Berbagai kesalahan pun belum diperbaiki dengan sepenuh hati. Rasa takut pun masih saja ada dalam diri.

Kita memang butuh ambisi. Setidaknya dengan adanya ambisi, kita tahu harus melakukan apa saat dihadapkan pada sebuah kesulitan. Setidaknya kita masih punya alasan untuk terus melangkah ke depan. Semoga apa pun yang sedang kita perjuangkan dan lakukan saat ini bisa menghadirkan lebih banyak kebahagiaan dan kebaikan baik untuk hidup kita maupun hidup orang lain.