Namun, tidak seperti emosi lainnya, kekecewaan lebih sulit untuk diungkapkan: Jika dikeluarkan, perasaan itu akan terkesan remeh dan kekanak-kanakan, tapi jika saya terus memendamnya, perasaan itu akan semakin parah. Kedua hal itu yang membuat kita sulit mengambil sikap. Jika kita merasa putus asa, paling tidak kita bisa mengatakannya dan meminta pertolongan. Demikian pula jika kita merasa sedih, kita bisa menangis. Tapi jika kecewam perasaan itu lebih sulit untuk diekspresikan karena kita harus menjelaskan kepada orang yang telah mengecewakan kita.

love for imperfect things

Satu hal yang terasa begitu berat untuk dihadapi sepanjang tahun ini adalah berdamai dengan perasaan kecewa. Menerima dan berdamai dengan perasaan itu bukanlah hal yang mudah untuk saya. Beberapa bulan belakangan ini sering merasa bingung dengan situasi yang ada. Ada rasa kesal, marah, dan sedih yang begitu dalam. Sampai ketika saya membaca buku Love for Imperfect Things, saya merasa sepertinya akar dari sebagian besar perasaan yang membingungkan ini adalah rasa kecewa.