endawia.com

Passionately in Love with Magical Words

Arti Menulis

Sticky post
cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Isabel Allende dalam sebuah wawancara ditanya apa arti menulis baginya. Ia menjawab, “Hidup. Menulis cerita adalah satu-satunya hal yang ingin saya lakukan. Menulis itu seperti bernapas. Sastra telah memberi saya suara, memberi arti pada hidup saya dan menghubungkan saya dengan jutaan pembaca di seluruh dunia.” Bagi sebagian orang, menulis bukanlah sesuatu yang istimewa. Namun, bagi sebagian orang yang lain, menulis adalah aktivitas yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

Apa Susahnya Nonton Drama dan Film Ber-subtitle?

Sticky post
cr: unsplash.com/@bethbapchurch

Beberapa waktu lalu ramai soal film Parasite yang berhasil menyabet empat perhargaan dalam Oscar 2020: International Feature Film Award, Best Director, Best Original Screenplay, dan Best Picture. Meski saya bukan orang Korea Selatan, saya ikut merasakan kegembiraannya karena saya sendiri juga menyukai film itu. Pencapaian tersebut jelas mencetak sejarah baru. Mungkin akan makin banyak orang di seluruh dunia yang menonton film-film Asia lainnya.

Lalu, ramai di media sosial soal sindiran kepada orang-orang Barat (tentu saja tidak mewakili semuanya) yang enggan menonton film Asia karena malas membaca subtitle. Hm, sesusah itukah menonton drama atau film yang ber-subtitle?

Keutuhan dan Keterikatan

cr: pexels.com/@monstera

Tidak semua dari kita bisa sempurna mencapai keutuhan. Sebagian ada yang gagal membangun ikatan tertentu sehingga tak bisa menciptakan keutuhan yang diinginkan. Sebagian orang ada harus menerima ketidakutuhan tertentu karena ikatan-ikatan yang terlepas. Setiap kali membicarakan keutuhan, tak lepas dari yang namanya keterikatan.

Situasi

cr: pexels.com/@tobias-bjorkli-706370

Hidup tak ubahnya sekumpulan situasi. Ada situasi-situasi yang memang bisa kita rancang dan bangun sendiri. Ada juga situasi-situasi yang terbentuk di luar kendali diri. Sebagian situasi bisa kita atasi dan jalani dengan mudah. Namun, ada juga situasi yang sulit kita hadapi karena sejumlah situasi lainnya. Situasi-situasi yang hadir dalam hidup ini memang bisa cukup membingungkan.

Perasaan Asing dan Soal Menyederhanakan Kebahagiaan-Kebahagiaan

cr: pexels.com/@fotografierende

Bayangan-bayangan kenangan di masa lalu muncul ramai-ramai dalam ingatan. Teringat akan masa demi masa yang pernah dilalui. Beserta semua hal menyenangkan dan tidak menyenangkan yang diingat. Bahkan rasanya lebih banyak hal yang kurang menyenangkan yang bertahan begitu jelas dalam ingatan. Lalu muncul rasa cemas dan khawatir soal masa-masa yang akan dilalui ke depannya. Akankah terasa buram dan kelam seperti yang dikhawatirkan atau ditakutkan? Pengalaman-pengalaman yang masih terasa asing akankah bisa didapatkan dengan cara yang lebih indah?

Mengondisikan Diri untuk Menulis saat Sedang Lelah

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Bagi saya pribadi, musuh terbesar saat menulis adalah rasa lelah. Ketika menulis menjadi sebuah pekerjaan maka ada tanggung jawab yang harus dipenuhi. Saat ada tenggat dari klien misalnya, maka harus benar-benar profesional untuk memenuhinya. Ketika ada target untuk membuat beberapa tulisan untuk sebuah media, maka harus mengondisikan diri untuk bisa menyelesaikan tepat waktu. Namanya bekerja, pasti kadang muncul rasa lelah. Apalagi bila tidak diimbangi dengan rutinitas atau kebiasaan hidup yang seimbang, maka kadang tubuh rasanya sudah rontok duluan saat sudah kelelahan.

Mencari Ide Tulisan untuk Artikel Romansa

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Artikel bertema romansa, hubungan asmara, cinta, dan semua yang berkaitan dengan perasaan akan selalu banyak dicari di internet. Ya, setiap manusia pasti pernah merasakan cinta. Entah itu cinta yang menghadirkan perasaan bahagia maupun cinta yang malah mengundang luka. Serba-serbi cinta selalu menjadi tema yang seru untuk ditulis. Lalu, bagaimana cara mencari ide tulisannya?

Yang Kita Pahami tentang Realita-Realita

cr: pexels.com/@bongkarn-thanyakij-683719

Sore itu hujan baru berhenti turun. Jejak basah air masih terasa dingin di permukaan tanah. Kau duduk di balkon lantai dua. Ada segelas teh jahe hangat di mejamu. Sementara pandanganmu menyapa kejauhan. Menatap entah apa di langit yang hendak menjemput senja.

Mimpi-Mimpi yang Terbang dan Harapan-Harapan yang Masih Mengangkasa

cr: pexels.com/@daniel-mingook-kim-1490165

Masih ingat masa-masa punya mimpi yang begitu tinggi. Sangat menggebu-gebu mewujudkannya bahkan sudah membuat berbagai skenario jika mimpi itu terwujud. Berbagai rencana dan upaya dilakukan. Sampai kemudian pada satu titik perlahan-lahan mimpi itu bukan lagi mimpi, melainkan keinginan yang tampaknya sudah tak perlu diperjuangkan. Dalam hidup, kadang kita harus menghadapi kenyataan akan keinginan dan impian yang tak bisa menjadi nyata sesuai dengan rencana yang sudah kita rancang di dalam benak kita.

Page 1 of 12

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén